Jangan sampai daging yang didapat saat Idul Adha kualitasnya rusak saat disimpan di kulkas ya!Berikut ini 10+ Tips menyimpang daging di kulkas agar kualitasnya tetap terjaga

Jangan sampai daging yang didapat saat Idul Adha kualitasnya rusak saat disimpan di kulkas ya!Berikut ini 10+ Tips menyimpang daging di kulkas agar kualitasnya tetap terjaga



Saat Idul Adha, sejumlah orang akan mendapatkan daging kurban. Bahkan ada yang mendapatkan persediaan daging melimpah di hari spesial ini.

Saat jumlah daging terlalu banyak dan tak bisa dimasak dalam 1 waktu, Anda pun harus menyimpan di kulkas. Tentu saja Anda berharap agar daging yang didapat tetap berkualitas baik meski disimpan dalam waktu lama.

Rupanya ada sejumlah cara menyimpan daging agar awet, lho. Penyimpanan yang tepat akan menjaga daging tetap memiliki kondisi baik meskipun disimpan beberapa waktu di kulkas.

Tidak boleh mencuci daging

10+ Tips menyimpan daging
Tidak boleh mencuci daging

Jika daging terlihat kotor, jangan mencuci daging menggunakan air dingin maupun air hangat. Bersihkan kotoran yang menempel pada daging tanpa harus di cuci. Apabila daging di cuci menggunakan air, di khawatirkan akan terkontaminasi mikro bakteri yang terdapat pada air, pada akhirnya dapat menurunkan kualitas daging. Mencuci daging menggunakan air juga dapat merubah tekstur daging. Maka sebaiknya daging jangan di cuci agar kualitas daging tetap terjaga.

Pisahkan daging dan jeroan

10+ Tips menyimpan daging
Jeroan via bola.net

Jika mendapatkan daging kurban, biasanya daging dan jeroan di campurkan dalam satu kantong. Jeroan memiliki aroma yang lebih tajam di bandingkan dengan daging. Agar daging tidak terkontaminasi oleh jeroan ketika di simpan, maka sebaiknya pisahkan daging dengan jeroan. Jika di pisahkan, tentu akan memudahkan Anda ketika jeroan dan daging akan di masak secara terpisah.

Potong daging sesuai ukuran yang hendak dimasak

10+ Tips menyimpan daging
Daging Potong via IDN Times

Jika hendak memasak daging, daging yang ada di freezer pasti di keluarkan, kemudian di cairkan terlebih dahulu sebelum di masak. Perlu di perhatikan, daging yang sudah beku, kemudian di cairkan, tidak boleh di masukkan kembali kedalam lemari es. Hal ini akan merusak tekstur daging ketika hendak di masak, selain itu pula di khawatirkan daging terkontaminai bakteri. Untuk mengatasi hal ini, potong lah daging sesuai dengan ukuran yang hendak di masak. Selain itu, daging yang beku dalam ukura terlalu besar akan lebih lama untuk dicairkan.

Bagi daging dalam beberapa bagian sesuai kebutuhan

Jika sudah di potong-potong sesuai dengan ukuran yang hendak di masak, penyimpanannya tidak boleh di satukan dalam satu kantong ukuran besar, bagi daging kedalam beberapa bagian sesuai kebutuhan ketika hendak di masak. Untuk wadah penyimpanannya, Anda bisa menggunakan kantong plastik yang aman di masukkan kedalam freezer atau wadah kecil-kecil. Hal ini akan memudahkan Anda ketika hendak memasak daging agar lebih efektif.

Buang udara didalam kantong

Apabila menggunakan kantong plastik yang aman di masukkan kedalam freezer, buang udara terlebih dahulu. Cara membuang udaranya bisa di kempeskan menggunakan tangan secara manual, atau bisa juga di celupkan kedalam air panas agar kantong mengempes dengan sendirinya. Membuang udara di dalam kantong bertujuan agar daging lebih tahan lama, tidak terkontaminasi oleh udara yang masuk. Selain menggunakan kantong, Anda juga bisa menggunakan wadah kedap udara agar kondisi daging tetap terjaga.

Sisa daging jangan keluar masuk kulkas

Jika hendak memasak daging, ambil daging sesuai dengan kebutuhan agar tidak ada sisa daging yang hendak di masak. Daging yang sudah keluar dari freezer, upayakan tidak di masukkan kembali kedalam freezer. Sebab hal ini akan merusak tekstur daging dan akan tumbuh bakteri lebih banyak yang nantinya akan berpengaruh pada kualitas daging. Oleh sebab itu, ambil daging sesuai kebutuhan, jangan terlalu banyak agar kualitas daging tetap terjaga.

Daging yang beku jangan direbus pada air yang mendidih

Jika hendak memasak daging beku yang beru keluar dari freezer, jangan merebus daging yang beku pada air mendidih. Hal ini akan merusak tekstur daging menjadi semakin alot. Kebanyakan orang-orang menyukai daging yang empuk, maka untuk mendapatkan kualitas daging yang optimal, jangan merebus daging yang beku pada air mendidih.

Jika hendak dimasak, masukan daging kedalam kulkas dengan suhu yang lebih rendah

Apabila daging yang sudah beku, kemudian hendak di masak, pindahkan daging kedalam kulkas dengan suhu yang lebih rendah. Misalkan jika besok siang Anda hendak memasak daging, maka pindahkan daging ketika malam hari sebelum Anda terlelap tidur. Keesokan harinya daging siap untuk dimasak dengan kualitas yang tetap terjaga. Daging yang sudah bersentuhan dengan udara luar dapat bereaksi dengan mikroorganisme sehingga pembusukan bisa cepat terjadi.

Pastikan tempat menyimpan daging serta kulkas dalam keadaan bersih

Jika langkah-langkah di atas sudah di lakukan dengan tepat, pastikan tempat penyimpanan daging serta kulkas dalam keadaan bersih. Apabila daging yang di masukkan kedalam wadah sudah bersih, tetapi kulkas dalam keadaan kotor, percuma saja. Agar kualitas daging tetap terjaga, maka hindari seminimal mungkin pencemaran bakteri dengan menjaga keadaan tetap bersih.

Beri label tanggal penyimpanan daging

Terakhir, beli label tanggal penyimpanan ketika daging hendak di masukkan kedalam kulkas. Hal ini bertujuan agar daging yang sudah lama di simpan, akan di masak terlebih dahulu. Apabila di beri tanggal, daging yang lebih dulu masuk kulkas tidak akan tertukar dengan daging yang masuk kulkas setelahnya, sehingga kualitas daging tetap terjaga secara optimal.

Post a Comment for "Jangan sampai daging yang didapat saat Idul Adha kualitasnya rusak saat disimpan di kulkas ya!Berikut ini 10+ Tips menyimpang daging di kulkas agar kualitasnya tetap terjaga"